Editors Choice

3/recent/post-list

Rumor 90 Persen Karyawan Tokopedia Kena PHK, Ini Fakta dan Penjelasan Resmi Perusahaan

 


Media sosial diramaikan dengan kabar yang menyebut sekitar 90 persen karyawan Tokopedia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Rumor tersebut menjadi perbincangan luas setelah diunggah oleh sejumlah akun di media sosial dan komunitas teknologi.

Namun, pihak TikTok Tokopedia memberikan klarifikasi bahwa perusahaan memang sedang melakukan penyesuaian organisasi, tetapi tidak mengonfirmasi klaim bahwa 90 persen dari seluruh karyawan Tokopedia diberhentikan.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Rumor Berasal dari Unggahan Media Sosial

Kabar PHK massal beredar setelah muncul unggahan yang mengklaim bahwa ByteDance, induk perusahaan TikTok, melakukan PHK terhadap sekitar 90 persen pegawai Tokopedia.

Isu tersebut kemudian menyebar dengan cepat dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai masa depan operasional Tokopedia pasca integrasi dengan TikTok Shop.

Beberapa laporan menyebut angka 90 persen tersebut merujuk pada divisi tertentu, khususnya tim teknologi (engineering), bukan keseluruhan tenaga kerja Tokopedia.

Penjelasan Resmi TikTok Tokopedia

Menanggapi rumor yang berkembang, juru bicara TikTok menyatakan bahwa perusahaan saat ini tengah melakukan penyelarasan organisasi, khususnya pada divisi Research and Development (R&D).

Menurut perusahaan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis jangka panjang untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis, kreator, serta para penjual yang menggunakan platform.

Perusahaan tidak menyebutkan secara resmi jumlah karyawan yang terdampak maupun membenarkan klaim bahwa 90 persen seluruh pegawai Tokopedia diberhentikan.

Diduga Fokus pada Divisi Teknologi

Sejumlah laporan media menyebut bahwa pengurangan tenaga kerja paling besar terjadi di divisi teknologi.

Berdasarkan informasi yang beredar, sebelum proses integrasi terdapat sekitar 1.100 pegawai pada tim teknologi. Setelah beberapa gelombang efisiensi, jumlah tersebut dikabarkan menyusut drastis karena sebagian fungsi teknologi dialihkan ke jaringan global ByteDance.

Meski demikian, angka tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh perusahaan sebagai jumlah final ataupun sebagai representasi seluruh karyawan Tokopedia.

Bagian dari Restrukturisasi Pasca Akuisisi

Sejak ByteDance mengakuisisi mayoritas saham Tokopedia melalui kerja sama dengan GoTo, perusahaan menjalankan proses integrasi dengan TikTok Shop.

Dalam proses tersebut, sejumlah fungsi bisnis yang dinilai tumpang tindih mulai disatukan, termasuk pengembangan produk, teknologi, hingga operasional.

Langkah restrukturisasi semacam ini lazim terjadi setelah merger atau akuisisi perusahaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menghindari duplikasi pekerjaan.

Dampak terhadap Industri Teknologi

Gelombang efisiensi yang dilakukan Tokopedia menambah daftar perusahaan teknologi yang melakukan penyesuaian organisasi dalam beberapa tahun terakhir.

Persaingan e-commerce yang semakin ketat, kebutuhan efisiensi biaya, serta fokus pada profitabilitas membuat banyak perusahaan digital mengubah struktur organisasinya.

Meski demikian, TikTok Tokopedia menegaskan bahwa langkah yang dilakukan bertujuan memperkuat bisnis dalam jangka panjang dan tetap mendukung ekosistem penjual serta kreator di platform.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari TikTok Tokopedia yang membenarkan klaim bahwa 90 persen dari seluruh karyawan Tokopedia terkena PHK.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Yang telah dikonfirmasi perusahaan adalah adanya proses penyelarasan organisasi, terutama di bidang riset dan pengembangan (R&D), sebagai bagian dari strategi bisnis pasca integrasi dengan TikTok Shop.

Sementara itu, angka "90 persen" yang ramai diperbincangkan di media sosial masih berasal dari laporan dan sumber yang mengacu pada divisi tertentu, bukan keseluruhan karyawan Tokopedia. Oleh karena itu, informasi tersebut perlu dipahami secara proporsional sambil menunggu penjelasan resmi lebih lanjut dari perusahaan.

Posting Komentar

0 Komentar