Bupati Langkat Syah Afandin meminta pemerintah pusat memperluas cakupan penerima bantuan bagi seluruh masyarakat yang terdampak banjir besar di Kabupaten Langkat. Menurutnya, masih banyak korban yang mengalami kerugian akibat bencana, namun belum memperoleh bantuan karena tidak memenuhi kriteria yang berlaku saat ini.
Permintaan tersebut disampaikan saat rapat percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bersama Koordinator Wilayah Sumatera Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Brigjen TNI Fajar Tjahjono, di Rumah Dinas Bupati Langkat.
GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN
Banyak Korban Belum Tersentuh Bantuan
Dalam pertemuan tersebut, Syah Afandin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat masih menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait penyaluran bantuan pascabanjir.
Ia menyebut sejumlah warga terdampak belum masuk dalam daftar penerima bantuan hidup sementara (jadup) maupun bantuan stimulan ekonomi, meskipun mereka mengalami kerugian akibat banjir.
Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat karena korban yang mengalami dampak serupa justru belum mendapatkan perhatian yang sama dari pemerintah.
Pemkab Langkat Perjuangkan Pendataan Ulang
Syah Afandin menegaskan Pemerintah Kabupaten Langkat akan terus memperjuangkan hak masyarakat yang belum menerima bantuan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengusulkan pendataan ulang terhadap korban banjir yang belum masuk dalam daftar penerima bantuan pemerintah pusat.
Pendataan ulang tersebut diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih akurat sehingga seluruh warga yang benar-benar terdampak dapat memperoleh bantuan sesuai kebutuhan mereka.
Aspirasi Masyarakat Terus Disampaikan
Menurut Bupati Langkat, aspirasi masyarakat mengenai bantuan pascabanjir terus mengemuka, bahkan sempat disampaikan melalui aksi penyampaian pendapat.
Pemerintah daerah menilai tuntutan tersebut merupakan bentuk harapan masyarakat agar seluruh korban memperoleh perlakuan yang adil tanpa terkecuali.
Karena itu, Pemkab Langkat berkomitmen menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah pusat agar usulan perluasan penerima bantuan dapat segera ditindaklanjuti.
Rehabilitasi Pascabencana Terus Berjalan
Selain membahas bantuan sosial, rapat juga mengevaluasi perkembangan rehabilitasi berbagai fasilitas umum yang terdampak banjir.
Proses pemulihan dilaporkan terus berjalan, meliputi perbaikan pasar, sekolah, rumah ibadah, pertokoan, hingga infrastruktur publik lainnya agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Pemerintah daerah berharap proses rehabilitasi berjalan sesuai target sehingga pelayanan publik dan kegiatan ekonomi masyarakat dapat segera pulih sepenuhnya.
Harapan agar Seluruh Korban Mendapat Hak yang Sama
Syah Afandin menegaskan bahwa seluruh warga yang terdampak banjir seharusnya memperoleh perhatian tanpa memandang apakah mereka telah masuk dalam kriteria penerima bantuan sebelumnya.
Ia berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali mekanisme penyaluran bantuan sehingga tidak ada korban banjir yang terlewat.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran negara dalam membantu warga yang sedang menghadapi musibah.
GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN
Pemerintah Kabupaten Langkat terus mendorong pemerintah pusat agar memperluas cakupan penerima bantuan bagi korban banjir. Langkah tersebut dilakukan karena masih terdapat banyak warga terdampak yang belum memperoleh bantuan meskipun mengalami kerugian akibat bencana.
Selain memperjuangkan pendataan ulang, Pemkab Langkat juga terus mempercepat proses rehabilitasi infrastruktur dan fasilitas umum agar pemulihan pascabencana dapat berlangsung secara menyeluruh. Pemerintah berharap seluruh korban banjir memperoleh hak yang sama sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih adil dan merata.

0 Komentar