Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) agar menjalankan amanah dengan penuh integritas dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Dalam arahannya, Prabowo mengingatkan bahwa jabatan adalah bentuk pengabdian, bukan sarana untuk memperkaya diri sendiri.
Di hadapan para gubernur, bupati, wali kota, serta jajaran pemerintah daerah, Presiden menegaskan bahwa pemimpin yang memanfaatkan kekuasaan demi keuntungan pribadi telah mengkhianati kepercayaan rakyat. Ia bahkan menyebut niat untuk menjadi kaya di atas penderitaan masyarakat sebagai perbuatan yang berdosa dan tidak dapat dibenarkan secara moral maupun hukum.
GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN
Jabatan Adalah Amanah
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa setiap pejabat publik dipilih atau diberi mandat untuk melayani masyarakat. Oleh karena itu, seluruh kebijakan pemerintah daerah harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, mempercepat pembangunan, serta mengurangi kemiskinan.
Menurut Presiden, seorang kepala daerah harus bekerja dengan jujur, transparan, dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada para pemimpin daerah agar mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, bukan justru menyalahgunakan kewenangan demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
"Jangan Niat Jadi Kaya di Atas Penderitaan Rakyat"
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan pesan yang menjadi perhatian banyak pihak. Ia meminta seluruh kepala daerah untuk tidak menjadikan jabatan sebagai jalan memperkaya diri.
Menurutnya, mencari keuntungan pribadi dengan memanfaatkan penderitaan masyarakat merupakan tindakan yang sangat tercela. Pemimpin, kata Prabowo, seharusnya hadir untuk menyelesaikan persoalan rakyat, mulai dari kemiskinan, pengangguran, hingga kesenjangan pembangunan.
Presiden menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran negara maupun daerah harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat dan dikelola secara akuntabel.
Korupsi Dinilai Merugikan Masyarakat
Prabowo kembali mengingatkan bahwa praktik korupsi menjadi salah satu penyebab utama lambatnya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik justru dapat hilang akibat penyalahgunaan wewenang.
Sebelumnya, Presiden juga menegaskan bahwa kemiskinan tidak lepas dari berbagai praktik ekonomi ilegal, termasuk korupsi dan penyelundupan, yang menghambat pembangunan nasional. Karena itu, seluruh aparatur pemerintah diminta mendukung upaya pemberantasan korupsi secara konsisten.
Kepala Daerah Diminta Fokus pada Pelayanan Publik
Selain mengingatkan soal integritas, Presiden meminta para kepala daerah di NTB agar mempercepat pelaksanaan program-program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, pengembangan sektor pertanian, serta penciptaan lapangan kerja.
Menurut Prabowo, keberhasilan seorang kepala daerah tidak diukur dari lamanya menjabat, melainkan dari dampak nyata kebijakan yang dirasakan masyarakat.
Bangun Pemerintahan yang Bersih
Presiden juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah membangun budaya birokrasi yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme.
Ia menilai tata kelola pemerintahan yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus menarik lebih banyak investasi ke daerah. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Prabowo menegaskan bahwa pemimpin yang jujur dan bekerja sepenuh hati akan dikenang karena pengabdiannya, bukan karena kekayaan yang dikumpulkan selama menjabat.
NTB Didorong Percepat Pembangunan
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mendorong pemerintah daerah di NTB untuk terus mempercepat pembangunan dan memanfaatkan potensi daerah secara optimal.
NTB dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang melalui sektor pertanian, peternakan, pariwisata, perikanan, serta ekonomi kreatif. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
Pesan Moral bagi Seluruh Pemimpin Daerah
Pernyataan Prabowo kepada para kepala daerah di NTB menjadi pengingat bahwa kepemimpinan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pesan "jangan niat jadi kaya di atas penderitaan rakyat" menegaskan pentingnya integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN
Melalui arahan tersebut, Presiden berharap seluruh kepala daerah dapat menjadi teladan dalam mengelola anggaran secara transparan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama setiap kebijakan yang diambil. Dengan pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan publik, pembangunan daerah diharapkan mampu berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh masyarakat.

0 Komentar