Kabar baik bagi pengguna transportasi publik di Jakarta. Proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai kini telah mencapai progres 92,67 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026. Kehadiran jalur baru ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas transportasi massal di Ibu Kota sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.
PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro selaku pengelola proyek menyatakan pembangunan terus dipercepat agar target operasional dapat tercapai tepat waktu. Jalur baru ini nantinya akan menjadi perpanjangan layanan LRT Jakarta yang saat ini beroperasi dari Pegangsaan Dua hingga Velodrome.
GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN
Progres Pembangunan Sudah Tembus 92,67 Persen
Direktur Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar, mengungkapkan bahwa hingga pekan pertama Mei 2026, progres pembangunan telah mencapai 92,67 persen. Capaian ini menunjukkan proyek memasuki tahap akhir sebelum resmi dioperasikan untuk masyarakat.
Saat ini, proyek juga telah memasuki fase testing and commissioning atau uji coba teknis untuk memastikan seluruh sistem berjalan aman dan optimal. Pengujian dilakukan pada berbagai aspek, mulai dari jalur rel, persinyalan, kelistrikan, hingga kesiapan operasional kereta.
Menurut Jakpro, percepatan pembangunan dilakukan tanpa mengesampingkan faktor keselamatan kerja dan keamanan infrastruktur transportasi publik.
Akan Tambah Lima Stasiun Baru
LRT Jakarta Fase 1B akan memperpanjang lintasan dari Velodrome menuju Manggarai dengan panjang jalur sekitar 6,4 kilometer. Jalur baru ini nantinya akan menghadirkan lima stasiun tambahan, yakni:
- Rawamangun
- Pramuka BPKP
- Pasar Pramuka
- Matraman
- Manggarai
Kehadiran Stasiun Manggarai menjadi salah satu poin penting karena akan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain, termasuk KRL Commuter Line, kereta jarak jauh, dan jaringan transportasi perkotaan lainnya. Integrasi ini diharapkan mempermudah mobilitas warga Jakarta dan wilayah penyangga.
Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
Jakpro optimistis proyek dapat selesai sesuai jadwal dan mulai melayani masyarakat pada Agustus 2026. Target operasional tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi, ramah lingkungan, dan efisien.
Dengan hadirnya jalur Velodrome–Manggarai, masyarakat diharapkan memiliki alternatif transportasi yang lebih cepat dibanding menggunakan kendaraan pribadi di tengah kemacetan Jakarta. Jalur ini juga diproyeksikan membantu menekan emisi karbon melalui peningkatan penggunaan transportasi massal.
Catat 6,4 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan
Selain progres pembangunan yang hampir selesai, Jakpro juga mengungkap capaian penting lain dalam proyek ini. Hingga Mei 2026, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah mencatat lebih dari 6,4 juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja (zero accident). Capaian tersebut disebut menjadi bukti penerapan standar keselamatan konstruksi yang ketat selama proses pembangunan berlangsung.
Jakpro menyebut proyek dijalankan dengan penerapan sistem keselamatan kerja sesuai standar nasional maupun internasional, termasuk audit berkala serta evaluasi keamanan secara rutin.
Bakal Diperpanjang hingga Dukuh Atas
Setelah Fase 1B rampung, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah menyiapkan rencana lanjutan untuk memperpanjang jalur LRT hingga Dukuh Atas. Kawasan tersebut dipilih karena menjadi salah satu pusat integrasi transportasi terbesar di Jakarta yang terhubung dengan MRT, KRL, TransJakarta, hingga kereta bandara.
Rencana perpanjangan ini diharapkan semakin memperkuat ekosistem transportasi publik terintegrasi dan mendorong lebih banyak masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi massal.
Dampak Positif untuk Mobilitas Warga
Jika resmi beroperasi sesuai target, LRT Jakarta Fase 1B diprediksi akan memberikan sejumlah manfaat bagi masyarakat, di antaranya:
- Mengurangi kemacetan di jalur padat Jakarta Timur hingga pusat kota
- Mempermudah akses menuju kawasan Manggarai sebagai hub transportasi nasional
- Meningkatkan integrasi antarmoda transportasi publik
- Mengurangi emisi karbon dari kendaraan pribadi
- Mempercepat waktu tempuh perjalanan warga Jakarta.
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai kini telah mencapai 92,67 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026. Dengan tambahan lima stasiun baru dan integrasi langsung ke Stasiun Manggarai, proyek ini diharapkan menjadi solusi mobilitas yang lebih cepat, nyaman, dan ramah lingkungan bagi warga Jakarta. Di saat yang sama, Pemprov DKI juga telah menyiapkan rencana perpanjangan jalur menuju Dukuh Atas guna memperkuat konektivitas transportasi publik di ibu kota.

0 Komentar