Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan bahwa Candi Prambanan memiliki potensi besar untuk menjadi magnet bagi wisatawan Hindu dari berbagai negara. Menurutnya, kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia itu tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur dan nilai sejarah, tetapi juga memiliki makna spiritual yang kuat sehingga mampu menarik minat wisatawan mancanegara, khususnya umat Hindu. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri rangkaian kegiatan keagamaan dan pariwisata di kawasan Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (10/7/2026). (ANTARA, 10 Juli 2026)
Wamenpar menilai pengembangan wisata berbasis budaya dan spiritual menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan berkualitas sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata budaya kelas dunia.
GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN
Prambanan Memiliki Daya Tarik Global
Ni Luh Puspa mengatakan Candi Prambanan merupakan salah satu ikon warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia melalui statusnya sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Keunikan arsitektur, relief, serta sejarah panjang yang dimiliki kompleks candi tersebut menjadikannya destinasi yang memiliki daya tarik internasional.
Menurutnya, bagi wisatawan Hindu dari negara-negara seperti India, Nepal, Mauritius, Fiji, hingga komunitas diaspora Hindu di berbagai belahan dunia, Prambanan memiliki nilai yang lebih dari sekadar objek wisata. Kawasan ini juga menjadi tempat yang memiliki kedekatan dengan sejarah dan nilai-nilai keagamaan.
Potensi Wisata Spiritual Terus Dikembangkan
Kementerian Pariwisata melihat wisata spiritual sebagai salah satu segmen yang memiliki prospek besar dalam industri pariwisata nasional.
Melalui pengembangan berbagai kegiatan budaya, ritual keagamaan, pertunjukan seni, serta festival bertema Hindu, pemerintah berharap mampu menghadirkan pengalaman yang lebih mendalam bagi wisatawan. Dengan demikian, kunjungan ke Prambanan tidak hanya berfokus pada aspek rekreasi, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan spiritual.
Wamenpar menegaskan bahwa pengembangan wisata spiritual tetap dilakukan dengan menghormati fungsi utama Candi Prambanan sebagai situs cagar budaya dan tempat yang memiliki nilai sakral.
Dorong Wisatawan Berkualitas
Menurut Ni Luh Puspa, pemerintah saat ini tidak hanya mengejar peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong hadirnya wisatawan yang memiliki kualitas tinggi.
Wisatawan yang datang untuk menikmati wisata budaya dan spiritual umumnya memiliki lama tinggal yang lebih panjang serta memberikan kontribusi ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar melalui penggunaan jasa akomodasi, transportasi, kuliner, hingga produk ekonomi kreatif.
Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan pariwisata Indonesia yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada kualitas.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Pengembangan Prambanan sebagai destinasi wisata spiritual internasional dilakukan melalui kerja sama antara Kementerian Pariwisata, pemerintah daerah, pengelola kawasan, pelaku industri pariwisata, serta komunitas budaya.
Kolaborasi tersebut mencakup peningkatan kualitas pelayanan wisata, penyelenggaraan event internasional, promosi di pasar luar negeri, hingga penguatan infrastruktur pendukung agar wisatawan memperoleh pengalaman yang nyaman selama berkunjung.
Pemerintah juga mendorong keterlibatan masyarakat lokal agar manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan secara luas.
Prambanan Jadi Ikon Budaya Indonesia
Sebagai kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia, Prambanan telah lama menjadi salah satu destinasi wisata unggulan nasional.
Selain menjadi tujuan wisata sejarah dan budaya, kawasan ini juga dikenal melalui berbagai agenda berskala internasional, seperti pertunjukan Sendratari Ramayana, festival budaya, hingga perayaan keagamaan umat Hindu yang menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.
Keberadaan berbagai kegiatan tersebut memperkuat posisi Prambanan sebagai destinasi yang memadukan unsur sejarah, seni, budaya, dan spiritualitas.
Dukung Target Pariwisata Nasional
Pemerintah berharap penguatan promosi Prambanan sebagai destinasi wisata spiritual dapat membantu meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di pasar global.
Selain memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara, strategi tersebut juga diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara yang memiliki minat khusus terhadap sejarah, arkeologi, budaya, dan perjalanan religius.
Dengan semakin berkembangnya wisata berbasis budaya, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperluas pasar pariwisata sekaligus memperkuat citra sebagai negara yang kaya akan warisan budaya dunia.
Menjadi Destinasi Spiritual Kelas Dunia
Pernyataan Wakil Menteri Pariwisata mengenai kesiapan Prambanan menjadi magnet wisatawan Hindu mancanegara menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis budaya dan spiritual.
GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN
Melalui promosi yang tepat, peningkatan kualitas layanan, serta pelestarian nilai sejarah dan budaya, Candi Prambanan diharapkan semakin dikenal di tingkat internasional. Ke depan, destinasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan Indonesia, tetapi juga salah satu pusat wisata spiritual Hindu yang diperhitungkan di dunia, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat dan industri pariwisata nasional.
.jpg)
0 Komentar