Editors Choice

3/recent/post-list

Pesawat AMA PK-RCY Terbakar di Bandara Balingga, Satgas Ops Damai Cartenz Selidiki Penyebab Insiden


 Sebuah pesawat perintis milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dengan nomor registrasi PK-RCY dilaporkan terbakar di Bandara Perintis Balingga, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7/2026). Menyusul insiden tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz langsung melakukan koordinasi dan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran pesawat.

Hingga berita ini ditulis, aparat masih mengumpulkan informasi dari lokasi kejadian. Proses investigasi menghadapi tantangan karena bandara berada di wilayah pedalaman yang hanya dapat dijangkau melalui penerbangan perintis dan dipengaruhi kondisi geografis serta cuaca.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Melayani Rute Wamena–Balingga–Wamena

Berdasarkan koordinasi awal dengan pihak maskapai, pesawat PK-RCY merupakan pesawat jenis Pilatus yang melayani rute Wamena–Balingga–Wamena.

Pesawat tersebut diterbangkan oleh pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, dan berdasarkan manifes penerbangan membawa tujuh orang penumpang. Aparat masih melakukan verifikasi mengenai kondisi seluruh penumpang maupun awak pesawat setelah insiden terjadi.

Satgas Damai Cartenz Lakukan Penyelidikan

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz menyatakan bahwa informasi awal mengenai insiden diperoleh dari rekaman video yang memperlihatkan pesawat dalam kondisi terbakar di area ujung landasan.

Setelah menerima laporan tersebut, Satgas segera berkoordinasi dengan pihak maskapai, pemerintah daerah, dan unsur keamanan lainnya untuk menyiapkan langkah penanganan di lapangan.

Penyelidikan akan difokuskan pada olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, serta pemeriksaan saksi guna memastikan penyebab kebakaran secara objektif.

Dugaan Awal Masih Didalami

Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkapkan terdapat dugaan awal bahwa insiden tersebut mungkin berkaitan dengan aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Namun, aparat menegaskan bahwa dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena tim investigasi belum melakukan olah TKP secara langsung maupun mengumpulkan seluruh alat bukti yang diperlukan.

Pihak kepolisian meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang sedang berlangsung.

Kendala Medan di Lokasi Kejadian

Proses penanganan insiden tidak berlangsung mudah karena Bandara Perintis Balingga berada di kawasan pegunungan Papua yang memiliki akses terbatas.

Lokasi bandara belum memiliki jalur darat yang memadai sehingga personel investigasi hanya dapat menuju lokasi menggunakan pesawat perintis. Selain itu, posisi bandara yang berada di ketinggian sekitar 2.292 meter di atas permukaan laut membuat mobilisasi tim harus mempertimbangkan faktor cuaca dan keselamatan penerbangan.

Fokus Utama Aparat

Kepala Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan kondisi seluruh korban, mengamankan lokasi kejadian, serta mengungkap rangkaian peristiwa secara profesional.

Selain melakukan penyelidikan, aparat juga memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi guna menjaga keamanan penerbangan perintis yang menjadi sarana transportasi vital bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.

Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Informasi yang Belum Terverifikasi

Satgas Operasi Damai Cartenz mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial.

Pihak kepolisian menegaskan akan menyampaikan perkembangan penyelidikan secara bertahap setelah seluruh fakta di lapangan berhasil dikumpulkan dan diverifikasi.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Insiden terbakarnya pesawat AMA PK-RCY di Bandara Perintis Balingga menjadi perhatian aparat keamanan karena terjadi di wilayah yang memiliki akses transportasi terbatas. Satgas Operasi Damai Cartenz kini tengah melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab kebakaran, sekaligus memverifikasi kondisi awak dan penumpang pesawat.

Hingga saat ini, penyebab pasti insiden masih dalam tahap penyelidikan. Dugaan keterlibatan pihak tertentu, termasuk kelompok kriminal bersenjata, masih bersifat sementara dan belum dapat disimpulkan sebelum proses olah TKP, pemeriksaan saksi, serta pengumpulan alat bukti selesai dilakukan.

Posting Komentar

0 Komentar