Editors Choice

3/recent/post-list

Wapres Filipina Sara Duterte Hadapi Upaya Pemakzulan, Sudah Kali Kedua Tapi Nggak Turun-turun


 Drama politik di Filipina makin panas. Wakil Presiden Sara Duterte kembali menghadapi proses pemakzulan alias impeachment untuk kedua kalinya. Tapi sampai sekarang, posisinya masih aman dan belum juga lengser dari kursi wapres.

Kasus ini jadi sorotan besar bukan cuma di Filipina, tapi juga di kawasan Asia Tenggara. Banyak yang bertanya-tanya, kenapa Sara Duterte sudah dua kali diupayakan dimakzulkan tapi tetap bertahan?

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Sara Duterte Kembali Dimakzulkan

Pada Mei 2026, DPR Filipina atau House of Representatives kembali meloloskan pemakzulan terhadap Sara Duterte. Voting berlangsung telak dengan lebih dari 250 anggota parlemen mendukung proses impeachment tersebut.

Ini menjadi pemakzulan kedua yang dihadapi putri mantan Presiden Rodrigo Duterte tersebut.

Sara dituduh melakukan sejumlah pelanggaran serius, mulai dari:

  • Penyalahgunaan dana publik
  • Dugaan kekayaan tak wajar
  • Ancaman terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr. dan pejabat lain
  • Dugaan korupsi dan penyalahgunaan jabatan

Namun Sara Duterte membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyebut proses impeachment bermuatan politik.

Kenapa Sudah Dua Kali Tapi Belum Turun?

Banyak orang salah paham soal impeachment. Di Filipina, pemakzulan oleh DPR bukan berarti pejabat langsung dicopot.

Prosesnya masih harus berlanjut ke Senat Filipina. Di sanalah sidang impeachment digelar untuk menentukan apakah Sara Duterte benar-benar bersalah atau tidak.

Kalau mayoritas senator tidak setuju, maka Sara tetap menjabat sebagai wakil presiden.

Nah, pada upaya pertama tahun 2025, proses impeachment akhirnya gagal setelah Mahkamah Agung Filipina menyatakan proses tersebut inkonstitusional karena melanggar aturan “one-year bar rule”. Aturan itu melarang pejabat menghadapi lebih dari satu proses impeachment dalam periode tertentu.

Akibat keputusan itu, sidang impeachment sebelumnya otomatis gugur dan Sara Duterte tetap bertahan di kursinya.

Upaya Kedua Dinilai Lebih Serius

Meski sebelumnya gagal, kubu lawan politik Sara Duterte kembali mengajukan impeachment baru setelah masa larangan berakhir pada 2026.

Kali ini, proses disebut lebih rapi secara hukum dan mendapat dukungan politik yang jauh lebih besar. Bahkan komite parlemen Filipina menyatakan ada “probable cause” atau dasar kuat untuk membawa Sara ke sidang impeachment.

Meski begitu, banyak pengamat menilai Sara Duterte masih punya peluang besar lolos.

Alasannya:

  • Ia masih memiliki dukungan politik yang kuat
  • Keluarga Duterte masih sangat berpengaruh di Filipina
  • Banyak senator dianggap dekat dengan kubu Duterte
  • Popularitas Sara di publik masih cukup tinggi

Konflik Politik Marcos vs Duterte Makin Terbuka

Kasus ini juga memperlihatkan pecahnya hubungan politik antara keluarga Marcos dan Duterte.

Padahal pada Pemilu 2022 lalu, Sara Duterte dan Ferdinand Marcos Jr. sempat berpasangan dan menang telak. Namun hubungan keduanya mulai retak akibat perebutan pengaruh politik menuju Pilpres Filipina 2028.

Sara Duterte bahkan sudah disebut-sebut sebagai kandidat kuat presiden Filipina berikutnya.

Karena itu, banyak pihak menilai impeachment ini bukan cuma soal hukum, tetapi juga perang politik elite Filipina.

Reaksi Publik Filipina Terbelah

Di media sosial dan forum online Filipina, reaksi masyarakat terlihat terpecah.

Sebagian mendukung impeachment karena menganggap Sara Duterte harus mempertanggungjawabkan dugaan penyalahgunaan kekuasaan. Namun banyak juga pendukung Duterte yang menilai proses ini hanya manuver politik untuk menjegal pencalonannya di masa depan.

Komentar netizen Filipina bahkan ramai membahas bahwa “impeachment belum tentu berujung pencopotan,” karena keputusan akhir tetap ada di Senat.

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Saat ini, kasus Sara Duterte akan masuk ke tahap sidang Senat Filipina. Jika mayoritas senator memutuskan ia bersalah, maka Sara bisa dicopot dari jabatan dan dilarang maju dalam pemilu mendatang.

Namun jika gagal lagi, maka Sara Duterte justru bisa semakin kuat secara politik menjelang Pilpres Filipina 2028.

Banyak analis menilai hasil sidang nanti akan sangat menentukan arah politik Filipina beberapa tahun ke depan.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Kasus Sara Duterte menunjukkan bahwa politik Filipina sedang berada dalam tensi tinggi. Meski sudah dua kali menghadapi impeachment, hingga kini ia tetap belum turun dari jabatan Wakil Presiden.

Pertarungan politik antara kubu Marcos dan Duterte tampaknya masih akan terus berlanjut, dan rakyat Filipina kini menunggu apakah sidang Senat benar-benar akan menjadi akhir karier politik Sara Duterte atau justru membuatnya makin kuat.

Posting Komentar

0 Komentar