Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat penanganan masalah banjir yang kerap terjadi di kawasan perkotaan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah peninjauan langsung proyek pengendalian banjir di kawasan Hertasning, Makassar, yang memiliki nilai anggaran mencapai Rp430 miliar.
Proyek besar ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam upaya mengurangi risiko genangan air yang selama ini sering mengganggu aktivitas warga.
GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN
Gubernur Sulsel Tinjau Langsung Proyek Pengendalian Banjir
Andi Sudirman Sulaiman melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pengendalian banjir di kawasan Hertasning untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Dalam kunjungannya, gubernur menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan banjir di Kota Makassar.
Peninjauan ini juga bertujuan memastikan kualitas pekerjaan infrastruktur sesuai standar teknis dan tepat waktu dalam penyelesaiannya.
Proyek Rp430 Miliar Fokus Atasi Genangan di Hertasning
Proyek senilai Rp430 miliar ini difokuskan untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat di kawasan Hertasning dan sekitarnya.
Beberapa pekerjaan utama dalam proyek ini meliputi:
- Pembangunan dan normalisasi drainase
- Perbaikan saluran air utama
- Peningkatan kapasitas tampungan air
- Pengendalian aliran dari kawasan hulu
- Integrasi sistem drainase perkotaan
Dengan sistem yang lebih terintegrasi, diharapkan air hujan dapat mengalir lebih cepat dan tidak menimbulkan genangan berkepanjangan.
Masalah Banjir di Makassar Masih Jadi Tantangan
Kota Makassar sebagai wilayah metropolitan di Indonesia timur masih menghadapi tantangan serius terkait banjir, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi.
Faktor penyebab banjir antara lain:
- Kapasitas drainase yang belum optimal
- Alih fungsi lahan di daerah resapan air
- Curah hujan tinggi
- Sedimentasi saluran air
- Pertumbuhan kawasan permukiman yang cepat
Karena itu, diperlukan pendekatan infrastruktur jangka panjang seperti proyek Hertasning ini.
Target Pemerintah: Banjir Teratasi Secara Bertahap
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan pengendalian banjir di kawasan perkotaan dapat dilakukan secara bertahap melalui pembangunan infrastruktur yang terintegrasi.
Proyek ini tidak hanya berfokus pada penanganan jangka pendek, tetapi juga pada:
- Penguatan sistem drainase kota
- Pengelolaan tata ruang yang lebih baik
- Peningkatan daya tampung air hujan
- Pencegahan banjir berulang di masa depan
Dampak Positif bagi Warga
Jika proyek ini berjalan sesuai rencana, masyarakat di kawasan Hertasning dan sekitarnya diharapkan akan merasakan sejumlah manfaat, seperti:
1. Berkurangnya Genangan Air
Aktivitas warga tidak lagi terganggu saat hujan deras.
2. Peningkatan Nilai Ekonomi Kawasan
Lingkungan yang lebih aman dari banjir meningkatkan nilai properti.
3. Kelancaran Mobilitas
Transportasi menjadi lebih lancar tanpa hambatan genangan.
4. Kualitas Lingkungan Lebih Baik
Sistem drainase yang baik mengurangi risiko penyakit akibat banjir.
Pengawasan Ketat Proyek Infrastruktur
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan proyek ini agar tidak terjadi penyimpangan anggaran maupun kualitas pekerjaan yang tidak sesuai standar.
GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN
Transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam memastikan proyek bernilai ratusan miliar rupiah ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Peninjauan proyek pengendalian banjir senilai Rp430 miliar di Hertasning menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mengatasi persoalan banjir perkotaan. Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan ketat, proyek ini diharapkan mampu memberikan solusi jangka panjang bagi warga Makassar.

0 Komentar