Telkom Indonesia melalui anak usahanya kembali mencatat langkah besar dalam penguatan infrastruktur digital nasional dengan meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1). Proyek ini menjadi kabel laut lintas negara pertama yang secara langsung menghubungkan Indonesia dengan Papua Nugini, sekaligus membuka jalur konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik.
Peresmian ini menandai tonggak penting dalam pembangunan ekosistem digital, khususnya di wilayah Indonesia Timur yang selama ini menjadi fokus penguatan jaringan telekomunikasi nasional.
GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN
Kabel Laut Pukpuk Jadi “Jembatan Digital” Baru
Kabel laut Pukpuk dibangun sebagai infrastruktur strategis untuk memperkuat konektivitas digital antarnegara. Proyek ini menghubungkan landing station di Jayapura dengan jaringan di Papua Nugini, sehingga menciptakan jalur komunikasi internasional yang lebih cepat dan stabil.
Dalam peresmian yang digelar di Jayapura, proyek ini disebut sebagai “jembatan digital” yang tidak hanya menghubungkan dua negara, tetapi juga membuka akses ke jaringan global melalui sistem kabel internasional yang sudah ada sebelumnya.
Dengan hadirnya kabel ini, Indonesia Timur kini memiliki jalur komunikasi tambahan yang memperkuat ketahanan jaringan digital nasional.
Perkuat Konektivitas Indonesia Timur
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menilai proyek ini sebagai langkah penting dalam pemerataan pembangunan digital di Indonesia.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, menegaskan bahwa konektivitas harus dibangun secara merata agar seluruh wilayah, termasuk Papua dan kawasan timur Indonesia, memiliki kesempatan yang sama dalam ekosistem ekonomi digital.
Dengan adanya kabel laut Pukpuk, wilayah Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang membuat jaringan lebih stabil dan tidak bergantung pada satu rute saja.
Dibangun Lewat Kolaborasi Internasional
Proyek kabel laut ini merupakan hasil kerja sama antara TelkomGroup dan mitra telekomunikasi Papua Nugini, yaitu PNG DataCo.
Kolaborasi ini menunjukkan pentingnya kerja sama lintas negara dalam membangun infrastruktur digital yang kuat dan berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik.
Selain memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Papua Nugini, proyek ini juga membuka peluang integrasi ekonomi digital di kawasan perbatasan.
Dorong Ekonomi Digital dan Pemerataan Akses Internet
Hadirnya kabel laut Pukpuk diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap percepatan ekonomi digital, terutama di wilayah timur Indonesia.
Infrastruktur ini memungkinkan akses internet yang lebih cepat, stabil, dan andal, yang pada akhirnya mendukung berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, UMKM, hingga layanan publik digital.
Pemerintah juga berharap proyek ini dapat membuka peluang investasi baru di sektor teknologi dan telekomunikasi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai hub digital di kawasan Asia-Pasifik.
Tonggak Baru Infrastruktur Digital Indonesia
Direktur Utama Telkom menyebut bahwa pembangunan kabel laut Pukpuk merupakan bukti komitmen perusahaan dalam memastikan tidak ada wilayah Indonesia yang tertinggal dalam transformasi digital.
Dengan adanya infrastruktur ini, Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam jaringan konektivitas global, sekaligus memperluas jangkauan komunikasi hingga ke negara tetangga.
GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN
Peresmian kabel laut Pukpuk menjadi langkah strategis dalam membangun masa depan digital Indonesia. Selain memperkuat konektivitas internasional, proyek ini juga menjadi simbol kerja sama regional yang mempererat hubungan Indonesia dengan Papua Nugini.
Dengan dukungan infrastruktur yang semakin kuat, kawasan timur Indonesia diharapkan dapat tumbuh lebih cepat dan menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi digital global.

0 Komentar