Editors Choice

3/recent/post-list

Prabowo: Perang di Mana-Mana, Kita Bersyukur Tak Terlibat tapi Tetap Waspada

 


Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat Indonesia agar tetap waspada terhadap situasi global yang semakin tidak menentu. Dalam pernyataannya, Prabowo menyoroti kondisi dunia yang masih dipenuhi konflik dan peperangan di berbagai wilayah, namun menegaskan bahwa Indonesia patut bersyukur karena hingga kini belum ikut terlibat langsung dalam konflik tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri kegiatan panen raya udang di kawasan tambak budidaya udang berbasis kawasan di Kebumen, Jawa Tengah. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya menjaga kekuatan nasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Prabowo Soroti Konflik Global

Di hadapan masyarakat, Prabowo menyampaikan bahwa saat ini banyak negara menghadapi pertikaian dan perang yang berdampak besar terhadap stabilitas ekonomi maupun keamanan global.

Menurutnya, Indonesia perlu bersyukur karena masih berada dalam posisi aman di tengah berbagai konflik internasional. Namun, rasa syukur tersebut tidak boleh membuat bangsa lengah terhadap potensi risiko global. Prabowo mengatakan, “di dunia banyak sekarang pertikaian, perang di mana-mana,” sembari mengingatkan pentingnya kewaspadaan nasional.

Indonesia Tidak Terlibat, Tapi Harus Siap

Meski Indonesia tidak berada di zona konflik, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tetap harus membangun kesiapan nasional.

Beberapa fokus utama yang ditekankan pemerintah meliputi:

  • Memperkuat ketahanan pangan nasional
  • Menjaga stabilitas ekonomi domestik
  • Memperkuat pertahanan negara
  • Melindungi sumber daya strategis nasional
  • Menjaga stabilitas sosial di tengah gejolak global

Menurut Prabowo, negara yang ingin tetap mandiri harus memiliki kekuatan sendiri dan tidak terlalu bergantung pada pihak luar.

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi kekuatan bangsa. Ia menyebut Indonesia terus bergerak menuju swasembada di berbagai sektor pangan strategis.

Pemerintah disebut tengah memperkuat produksi pangan, termasuk sektor:

  • Beras
  • Daging
  • Perikanan dan udang
  • Energi pangan nasional

Langkah ini dianggap penting untuk mengantisipasi dampak krisis global, termasuk potensi gangguan rantai pasok akibat konflik internasional.

Geopolitik Dunia Dinilai Semakin Tidak Stabil

Pernyataan Prabowo juga mencerminkan kekhawatiran atas kondisi geopolitik internasional yang masih memanas di sejumlah kawasan.

Ketegangan geopolitik berpotensi memengaruhi:

  • Harga energi global
  • Stabilitas pangan dunia
  • Jalur perdagangan internasional
  • Inflasi di berbagai negara

Indonesia, meskipun tidak ikut berkonflik, tetap bisa terkena dampak tidak langsung dari perang global melalui tekanan ekonomi dan perdagangan.

Politik Bebas Aktif Tetap Jadi Pegangan

Prabowo kembali menegaskan bahwa Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif, yaitu menjaga hubungan baik dengan semua pihak tanpa ikut dalam blok atau konflik tertentu.

Pendekatan ini dinilai penting agar Indonesia dapat:

  • Menjaga stabilitas diplomatik
  • Memperluas kerja sama internasional
  • Menghindari keterlibatan konflik geopolitik
  • Tetap fokus pada pembangunan nasional

Pemerintah juga menekankan pentingnya sikap realistis dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.

Pentingnya Kemandirian Nasional

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung pentingnya menjaga kekayaan nasional dan memperkuat kemampuan dalam negeri.

Menurutnya, Indonesia harus:

  • Mengelola sumber daya alam secara mandiri
  • Mengurangi kebocoran ekonomi
  • Memperkuat industri nasional
  • Menjaga kedaulatan ekonomi
GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Hal ini dipandang sebagai bagian dari strategi jangka panjang agar Indonesia lebih tahan terhadap gejolak global.

Pernyataan Prabowo Subianto mengenai “perang di mana-mana” menjadi pengingat bahwa meski Indonesia tidak terlibat konflik global, kewaspadaan tetap harus dijaga. Di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian, pemerintah menilai penguatan ketahanan pangan, ekonomi, dan pertahanan menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas nasional.

Dengan tetap memegang prinsip politik bebas aktif dan memperkuat kemandirian nasional, Indonesia diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan global tanpa kehilangan fokus pada pembangunan dan kesejahteraan rakyat. 

Posting Komentar

0 Komentar