Editors Choice

3/recent/post-list

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

 


Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan langkah besar dalam pembinaan organisasi dengan merotasi dan memutasi 108 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Kebijakan ini menjadi bagian dari penyegaran struktur sekaligus peningkatan efektivitas kinerja di tubuh Polri.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 yang diterbitkan pada 7 Mei 2026.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Mutasi Ratusan Perwira di Tubuh Polri

Dalam kebijakan terbaru ini, sebanyak 108 personel Polri mengalami pergeseran jabatan yang mencakup promosi, rotasi setara (flat), penyelesaian pendidikan, hingga masa pensiun. Dari jumlah tersebut, sekitar 91 personel masuk dalam kategori promosi dan rotasi jabatan setara.

Menurut penjelasan resmi, langkah ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar dalam institusi kepolisian untuk menjaga profesionalisme dan regenerasi kepemimpinan.

Pergantian 9 Kapolda Jadi Sorotan

Salah satu poin penting dalam mutasi kali ini adalah pergantian sejumlah Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda). Tercatat ada sembilan Kapolda yang mengalami rotasi jabatan di berbagai wilayah Indonesia, di antaranya:

  • Kapolda Sumatera Barat
  • Kapolda Kalimantan Utara
  • Kapolda Jawa Barat
  • Kapolda Kalimantan Barat
  • Kapolda Maluku Utara
  • Kapolda Nusa Tenggara Barat
  • Kapolda Bengkulu
  • Kapolda Sulawesi Tenggara
  • Kapolda Sulawesi Tengah

Pergantian ini diharapkan dapat memperkuat kinerja kepolisian di tingkat daerah dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Rotasi Juga Menyentuh Jabatan Strategis Mabes Polri

Selain di tingkat Polda, mutasi juga mencakup jabatan strategis di Mabes Polri. Salah satu penugasan penting adalah pengangkatan pejabat baru di posisi Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.

Selain itu, sejumlah pejabat utama lainnya juga mengalami pergeseran posisi sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan struktur internal kepolisian.

Promosi dan Regenerasi Kepemimpinan

Dalam mutasi kali ini, Polri juga mencatat sejumlah promosi jabatan penting, di antaranya:

  • Puluhan personel naik ke pangkat Brigjen Pol
  • Belasan personel dipromosikan menjadi Irjen Pol
  • Sejumlah personel naik ke tingkat Kombes Pol

Selain itu, terdapat juga personel yang selesai pendidikan, memasuki masa pensiun, serta satu personel Polwan yang mendapat promosi jabatan strategis.

Polri: Mutasi Adalah Hal Alamiah Organisasi

Kepala Divisi Humas Polri menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi kepolisian. Tujuannya adalah untuk pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta meningkatkan profesionalisme personel.

Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat pelayanan Polri kepada masyarakat, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Indonesia.

Dorong Polri Lebih Adaptif dan Profesional

Dengan adanya rotasi besar-besaran ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi terhadap dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Regenerasi kepemimpinan dinilai penting agar institusi kepolisian tetap responsif, modern, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Mutasi 108 perwira ini sekaligus menunjukkan bahwa pembaruan struktur organisasi menjadi salah satu strategi utama Polri dalam menjaga stabilitas dan efektivitas kinerja di berbagai lini, baik pusat maupun daerah.

Posting Komentar

0 Komentar