Editors Choice

3/recent/post-list

Kebakaran Auditorium Kampus Binus Jakbar, 55 Petugas Damkar Dikerahkan


 Kebakaran melanda auditorium Kampus Bina Nusantara (Binus) di Jakarta Barat pada Jumat pagi dan sempat memicu kepulan asap tebal di area kampus. Insiden tersebut terjadi di auditorium lantai empat gedung Kampus Binus Cakra yang berada di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Untuk mengendalikan api, puluhan petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena terjadi di salah satu kampus besar di ibu kota. Beruntung, petugas bergerak cepat sehingga kobaran api dapat dicegah agar tidak merambat ke area gedung lain.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Kronologi Kebakaran Auditorium Kampus Binus

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026, sekitar pukul 05.30 WIB. Informasi awal diterima petugas pemadam kebakaran dari laporan warga melalui sambungan telepon. Api diketahui muncul di auditorium lantai empat Kampus Binus Cakra yang berlokasi di Jalan Raya Kebon Jeruk Nomor 27, Jakarta Barat.

Tidak lama setelah menerima laporan, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi. Petugas dilaporkan tiba sekitar pukul 05.40 WIB dan segera memulai operasi pemadaman pada pukul 05.41 WIB. Asap tebal terlihat membumbung dari bagian gedung auditorium sehingga sempat menimbulkan kekhawatiran di sekitar area kampus.

Menurut keterangan petugas, fokus utama saat awal penanganan adalah melokalisasi titik api agar tidak menyebar ke bagian gedung lain maupun fasilitas kampus di sekitarnya.

55 Personel dan 11 Unit Damkar Diterjunkan

Untuk menangani kebakaran tersebut, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat mengerahkan sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran dan 55 personel ke lokasi kejadian. Langkah cepat ini dilakukan guna mempercepat proses pemadaman sekaligus meminimalkan risiko kerusakan lebih besar.

Pihak Gulkarmat menyebut objek yang terbakar berada di auditorium lantai empat Kampus Binus Cakra. Pada proses pemadaman awal, kondisi di lokasi cukup menantang karena kepulan asap yang tebal membatasi jarak pandang petugas.

Meski demikian, api dilaporkan berhasil dikendalikan sekitar pukul 06.00 WIB sehingga tidak meluas ke area kampus lainnya. Setelah api berhasil dilokalisasi, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga berita ini berkembang, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Belum ada keterangan resmi terkait sumber api, apakah berasal dari korsleting listrik, peralatan gedung, atau faktor lainnya.

Selain itu, otoritas juga belum memastikan apakah terdapat korban jiwa maupun korban luka akibat insiden tersebut. Proses investigasi masih terus dilakukan untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian.

Aktivitas Kampus Jadi Sorotan

Kebakaran di lingkungan kampus tentu menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan fasilitas pendidikan, terutama sistem mitigasi kebakaran pada gedung bertingkat. Kampus dengan aktivitas tinggi biasanya memiliki standar keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi, hingga sistem alarm kebakaran yang harus berfungsi optimal.

Peristiwa di Kampus Binus Jakarta Barat ini juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap risiko kebakaran, baik di lingkungan pendidikan, perkantoran, maupun fasilitas publik lainnya.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Kebakaran auditorium Kampus Binus Cakra di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, terjadi pada Jumat pagi dan memicu respons cepat dari petugas pemadam kebakaran. Sebanyak 11 unit damkar dan 55 personel diterjunkan untuk menjinakkan api di auditorium lantai empat gedung kampus. Berkat penanganan cepat, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke area lain.

Meski demikian, penyebab kebakaran dan kemungkinan adanya korban masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak terkait. Masyarakat diimbau menunggu informasi lanjutan dari otoritas agar tidak terpengaruh kabar yang belum terverifikasi. 

Posting Komentar

0 Komentar