Editors Choice

3/recent/post-list

Benarkah Mobil di Atas 1.400 cc Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026? Ini Fakta Sebenarnya

 


Belakangan ini media sosial diramaikan dengan kabar bahwa mobil bermesin di atas 1.400 cc tidak lagi diperbolehkan mengisi BBM subsidi jenis Pertalite mulai 1 Juni 2026. Informasi tersebut viral di berbagai platform, mulai dari TikTok, Facebook, hingga grup WhatsApp, bahkan disertai daftar kendaraan yang disebut-sebut akan terkena pembatasan.

Lalu, apakah informasi tersebut benar? Apakah pemilik mobil seperti Xpander, Avanza 1.5, HR-V, hingga Innova harus bersiap beralih ke Pertamax? Berikut fakta lengkapnya.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Isu Larangan Mobil di Atas 1.400 cc Isi Pertalite Jadi Viral

Dalam beberapa hari terakhir, beredar unggahan yang menyebut pemerintah akan melarang mobil dengan kapasitas mesin lebih dari 1.400 cc membeli Pertalite di SPBU mulai 1 Juni 2026. Bahkan muncul narasi bahwa sistem QR Code MyPertamina akan otomatis menolak kendaraan yang dianggap tidak memenuhi syarat penerima BBM subsidi.

Kabar ini langsung memicu keresahan masyarakat, terutama pemilik mobil keluarga populer yang mayoritas menggunakan mesin 1.500 cc, seperti Mitsubishi Xpander, Toyota Avanza Veloz, Daihatsu Terios, hingga Honda Mobilio.

Benarkah Aturan Itu Berlaku Mulai 1 Juni 2026?

Jawabannya: belum ada aturan resmi yang berlaku per hari ini.

PT Pertamina melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, menegaskan bahwa kabar pelarangan pengisian Pertalite untuk mobil di atas 1.400 cc mulai 1 Juni 2026 belum resmi diberlakukan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, menyebut bahwa seluruh kebijakan mengenai pembatasan BBM subsidi sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah. Pertamina hanya menjalankan aturan setelah ada keputusan resmi dari regulator.

Artinya, sampai saat ini pengisian Pertalite di SPBU masih berjalan normal sesuai ketentuan yang berlaku.

Dari Mana Asal Isu Pembatasan Pertalite?

Meski belum resmi, isu ini sebenarnya bukan hal baru. Pemerintah memang telah lama membahas skema pembatasan BBM subsidi agar lebih tepat sasaran.

Salah satu opsi yang beberapa kali muncul dalam pembahasan adalah pembatasan berdasarkan kapasitas mesin kendaraan (cc), di mana kendaraan pribadi bermesin besar dianggap tidak lagi layak menikmati BBM subsidi. Wacana ini berkaitan dengan revisi aturan distribusi BBM subsidi yang sudah dibahas sejak beberapa tahun terakhir.

Namun penting dipahami, wacana berbeda dengan aturan resmi. Sampai sekarang belum ada pengumuman final pemerintah yang menetapkan daftar kendaraan apa saja yang benar-benar dilarang membeli Pertalite mulai Juni 2026.

Mobil Apa Saja yang Disebut Akan Terdampak?

Dalam daftar yang ramai beredar di media sosial, sejumlah kendaraan populer disebut akan terdampak jika pembatasan berdasarkan kapasitas mesin benar-benar diterapkan. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Toyota Avanza dan Veloz varian 1.5L
  • Mitsubishi Xpander
  • Daihatsu Terios
  • Toyota Rush
  • Honda HR-V 1.5L
  • Hyundai Stargazer
  • Honda Mobilio
  • Toyota Yaris
  • Honda City Hatchback
  • Toyota Kijang Innova bensin

Namun daftar tersebut belum memiliki dasar hukum resmi dan masih sebatas spekulasi publik berdasarkan kapasitas mesin kendaraan.

Apakah Sistem QR Code MyPertamina Akan Memblokir Mobil Tertentu?

Narasi lain yang ikut viral adalah QR Code MyPertamina nantinya otomatis menolak kendaraan di atas 1.400 cc saat ingin membeli Pertalite.

Faktanya, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait perubahan sistem tersebut. Sistem digital memang sudah digunakan untuk pendataan BBM subsidi, namun mekanisme pembatasan final masih menunggu keputusan pemerintah.

Apa yang Harus Dilakukan Pemilik Mobil?

Untuk saat ini, pemilik kendaraan tidak perlu panik. Selama belum ada aturan resmi dari pemerintah, mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc masih dapat membeli Pertalite sesuai aturan yang berlaku di SPBU.

Meski demikian, pemilik kendaraan tetap disarankan memperhatikan rekomendasi bahan bakar dari pabrikan. Banyak mobil modern bermesin 1.500 cc ke atas sebenarnya lebih ideal menggunakan BBM beroktan lebih tinggi seperti Pertamax agar performa mesin tetap optimal.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Kabar bahwa mobil di atas 1.400 cc dilarang isi Pertalite mulai 1 Juni 2026 belum bisa dipastikan benar. Hingga saat ini, pemerintah belum mengeluarkan aturan resmi, dan Pertamina menegaskan masih menunggu arahan regulator terkait kebijakan pembatasan BBM subsidi.

Jadi, jika Anda pemilik mobil 1.500 cc seperti Xpander, Avanza Veloz, atau HR-V, untuk sekarang masih bisa mengisi Pertalite seperti biasa. Namun, tetap pantau perkembangan kebijakan pemerintah karena aturan distribusi BBM subsidi berpotensi berubah sewaktu-waktu. 

Posting Komentar

0 Komentar