Editors Choice

3/recent/post-list

AHY Ingin Lulusan SMA Taruna Nusantara Terjun ke Dunia Politik dan Pemerintahan


 Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, berharap semakin banyak lulusan SMA Taruna Nusantara mengambil peran di dunia politik dan pemerintahan. Menurut AHY, keterlibatan alumni sekolah berbasis kepemimpinan tersebut dalam sektor politik menjadi penting untuk mendorong perubahan dan transformasi bangsa di masa depan. Pernyataan itu disampaikan AHY saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara) di Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

AHY menilai selama ini banyak alumni Taruna Nusantara yang sukses berkarier di bidang militer, birokrasi, hingga sektor swasta. Namun, ia ingin kontribusi mereka semakin luas dengan ikut berkiprah di pemerintahan dan politik praktis sebagai pembuat kebijakan maupun wakil rakyat.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

AHY Dorong Alumni Taruna Nusantara Masuk Pemerintahan

Dalam sambutannya, AHY mengungkapkan harapannya agar ke depan semakin banyak alumni SMA Taruna Nusantara yang menduduki posisi strategis di pemerintahan, mulai dari tingkat daerah hingga nasional. Menurutnya, pengabdian kepada negara tidak hanya dilakukan melalui jalur militer atau birokrasi, tetapi juga lewat politik dan pemerintahan.

AHY menyebut peran di pemerintahan dapat dimulai dari tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi sebelum nantinya berkiprah di level nasional. Baginya, kehadiran figur-figur dengan disiplin, integritas, dan jiwa kepemimpinan seperti lulusan Taruna Nusantara dibutuhkan untuk memperkuat tata kelola negara.

“Saya berharap ke depan semakin banyak Ikastara mengambil peran-peran di pemerintahan,” ujar AHY dalam acara tersebut.

Politik Dinilai Jalur Penting untuk Mendorong Perubahan

AHY menegaskan bahwa politik tidak seharusnya dipandang negatif. Menurutnya, hampir seluruh kebijakan penting negara lahir melalui proses politik, baik di lembaga legislatif maupun eksekutif. Karena itu, ia menilai keterlibatan alumni Taruna Nusantara di dunia politik justru menjadi bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.

Ia mengatakan bahwa perubahan besar dalam sebuah negara tidak dapat dilepaskan dari jalur pemerintahan, birokrasi, dan politik. Oleh sebab itu, alumni yang memiliki kapasitas kepemimpinan perlu membuka peluang lebih besar untuk terjun ke sektor tersebut.

Menurut AHY, menjadi politisi atau wakil rakyat bukan sesuatu yang salah. Sebaliknya, hal itu bisa menjadi jalan pengabdian untuk membawa aspirasi masyarakat serta menghasilkan kebijakan publik yang lebih baik.

Lulusan Taruna Nusantara Sudah Banyak Isi Posisi Strategis

SMA Taruna Nusantara selama ini dikenal sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan banyak figur penting di Indonesia, baik di sektor militer, pemerintahan, maupun swasta. Sejumlah alumni bahkan telah menempati posisi strategis di kabinet dan lembaga negara.

Beberapa tokoh lulusan Taruna Nusantara yang saat ini berada di pemerintahan antara lain AHY sendiri, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran mereka dinilai menjadi bukti bahwa alumni Taruna Nusantara memiliki kapasitas untuk memimpin di berbagai bidang.

Ajakan Bukan Berarti Mengabaikan Profesi Lain

Meski mendorong alumni masuk ke dunia politik, AHY menegaskan bahwa ajakan tersebut bukan berarti mengecilkan profesi lain. Ia tetap memandang semua jalur karier memiliki nilai pengabdian masing-masing, termasuk militer, dunia usaha, akademisi, maupun birokrasi.

Namun, menurutnya, membuka ruang lebih luas bagi alumni Taruna Nusantara untuk terlibat di sektor politik akan memperkuat regenerasi kepemimpinan nasional. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, Indonesia dinilai membutuhkan lebih banyak pemimpin muda yang memiliki integritas dan pengalaman kepemimpinan kuat.

Harapan untuk Generasi Pemimpin Masa Depan

Ajakan AHY kepada alumni SMA Taruna Nusantara dipandang sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi pemimpin baru di Indonesia. Dengan karakter disiplin dan wawasan kebangsaan yang dibangun sejak masa sekolah, para alumni diharapkan tidak hanya sukses secara individu, tetapi juga mampu memberi kontribusi lebih besar bagi negara.

GABUNG KE WEBSITE RESMI KAMI : DAFTAR/LOGIN

Keterlibatan generasi muda dalam dunia politik dan pemerintahan dinilai semakin penting, terutama untuk menghadirkan inovasi kebijakan, kepemimpinan adaptif, serta kesinambungan pembangunan nasional di masa depan.

Posting Komentar

0 Komentar