Harga pangan nasional kembali menjadi perhatian publik pada Kamis, 2 April 2026, setelah salah satu komoditas utama, yaitu cabai rawit merah, tercatat masih berada di level tinggi. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia, harga cabai rawit merah menyentuh Rp 91.700 per kilogram (kg) di tingkat pedagang eceran nasional.
SITUS GACOR DAN TERPERCAYA : DAFTAR/LOGIN
🌶️ Cabai Rawit Merah Masih Jadi Komoditas Termahal
Kenaikan harga cabai rawit merah ini menempatkannya sebagai salah satu komoditas pangan dengan harga tertinggi saat ini. Meskipun sempat melonjak lebih tinggi pada hari sebelumnya, harga Rp 91.700/kg tetap tergolong mahal bagi konsumen.
Fenomena ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Dalam beberapa minggu terakhir, harga cabai rawit memang mengalami fluktuasi tajam, bahkan sempat menembus lebih dari Rp 100 ribu per kg menjelang awal April 2026.
📉 Daftar Harga Pangan Lainnya Hari Ini
Selain cabai rawit merah, sejumlah komoditas pangan lainnya juga tercatat dalam data PIHPS per 2 April 2026:
🌾 Beras
- Beras kualitas bawah I: Rp 15.000/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp 14.750/kg
- Beras medium I: Rp 15.700/kg
- Beras medium II: Rp 15.500/kg
- Beras super I: Rp 16.850/kg
- Beras super II: Rp 16.400/kg
🌶️ Cabai dan Bumbu Dapur
- Cabai merah besar: Rp 42.300/kg
- Cabai merah keriting: Rp 42.950/kg
- Cabai rawit hijau: Rp 52.050/kg
- Bawang merah: Rp 49.900/kg
- Bawang putih: Rp 41.650/kg
🍗 Protein Hewani
- Daging sapi kualitas I: Rp 150.600/kg
- Daging sapi kualitas II: Rp 143.000/kg
- Telur ayam ras: Rp 33.650/kg
🛢️ Kebutuhan Pokok Lain
- Gula pasir premium: Rp 20.550/kg
- Gula pasir lokal: Rp 19.250/kg
- Minyak goreng curah: Rp 20.800/liter
- Minyak goreng kemasan: Rp 22.450 – Rp 23.400/liter
🌧️ Penyebab Kenaikan Harga Cabai
Menurut keterangan pemerintah, lonjakan harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh faktor utama, yaitu cuaca. Kondisi cuaca yang tidak menentu menyebabkan:
- Produksi cabai terganggu
- Proses panen terhambat
- Pasokan ke pasar menjadi terbatas
Akibatnya, hukum ekonomi berlaku: ketika pasokan menurun sementara permintaan tetap tinggi, harga pun naik signifikan.
📈 Tren Harga: Masih Fluktuatif Pasca Lebaran
Kenaikan harga cabai rawit merah juga tidak lepas dari momentum pasca Lebaran 2026, di mana permintaan bahan pangan cenderung meningkat. Dalam periode ini, beberapa komoditas mengalami kenaikan, terutama:
- Cabai rawit merah
- Telur ayam ras
- Tepung terigu
- Jenis cabai lainnya
Namun secara umum, pemerintah menilai harga pangan masih dalam kondisi relatif stabil, kecuali cabai rawit merah yang mengalami tekanan lebih besar.
SITUS GACOR DAN TERPERCAYA : DAFTAR/LOGIN
🛡️ Upaya Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga
Pemerintah melalui berbagai instansi terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan, di antaranya:
- Memantau distribusi dan pasokan secara nasional
- Mengoptimalkan operasi pasar
- Mendorong kelancaran distribusi dari sentra produksi ke pasar
Langkah ini diharapkan mampu menekan lonjakan harga yang terlalu tinggi dan menjaga daya beli masyarakat.
Harga pangan pada 2 April 2026 menunjukkan bahwa cabai rawit merah masih menjadi komoditas paling mahal, dengan harga mencapai Rp 91.700 per kg. Meski sebagian besar bahan pokok relatif stabil, fluktuasi harga cabai menjadi perhatian utama akibat faktor cuaca dan distribusi.
Kondisi ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah dan pelaku pasar untuk terus menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan, agar lonjakan harga tidak terus membebani masyarakat.
0 Komentar